Let's create something great together!
Warta
Berita Terbaru Kami

Survival Rate Mangrove di Pulau Buru Mencapai 90%
Pada tanggal 28 Agustus 2026 kami mendapatkan laporan dari KTH Mangrove Wanadri yang melakukan monitoring mangrove Plot milik PT Grab Teknologi Indonesia.

Survey Rencana Penanaman Oleh Mahasiswa Unpad
Basecamp Rumah Edukasi Mangrove menerima kunjungan lima mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) dari program Pariwisata Bahari pada Senin, 24 Agustus 2026. Kunjungan tersebut

Sharing Session: Storytelling di Mayangan
Yayasan Wanadri berkolaborasi dengan Yayasan Bentara Budaya Sejahtera, Kompas Gramedia, dan National Geographic Indonesia dalam kegiatan Sharing Session Storytelling yang dilaksanakan pada

Simbolis Penanaman Mangrove Buis Beton PT. Uwu Jump
Pada 30 Juli 2026, PT Uwu Jump mengunjungi Mayangan untuk melaksanakan kegiatan simbolis penanaman mangrove melalui buis beton sebagai bagian dari program

Penanaman Mangrove Buis Beton di Petak 2 Hektare
Kondisi pasang surut air laut harus menjadi bahan pertimbangan saat melakukan penanaman mangrove dalam buis beton. Hal itu menjadi salah satu catatan

Perawatan Rutin Bibit di Persemaian
Perawatan bibit di area persemaian dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga kualitas bibit yang akan digunakan dalam kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan.

Pharmacy For Earth: Upaya Mahasiswa Farmasi dalam Mendukung Pelestarian Mangrove di Daerah Pesisir Desa Mayangan
Kondisi lingkungan pesisir di Indonesia saat ini berada di bawah tekanan kritis akibat kombinasi perubahan iklim (seperti kenaikan permukaan air laut), penurunan

Penyulaman Plot Telkom 2
Kegiatan penyulaman kembali dilaksanakan di plot Telkom 2 pada 12 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan oleh lima anggota tim lapangan dengan fokus

REM Dikunjungi Tim IPB, Telkom dan AMW
Pada 8 Juni 2026, Rumah Edukasi Mangrove (REM) mendapat tamu tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang beranggotakan delapan orang. Mereka didampingi

Eksplorasi dan Pemeliharaan Mangrove
Selama bulan Mei 2026, tim Mayangan melaksanakan beberapa kegiatan lapangan yang berfokus pada pemantauan, pendataan, serta pengembangan area penanaman mangrove. Salah satu

Evaluasi Simulasi Perburuan Berbasis Konservasi (PBK)
Setelah sebelumnya dilaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) PBK pada 13 Mei 2026 dan Simulasi Perburuan Berbasisi Konservasi (PBK) pada 21 Mei 2026
“Conservation Run” adalah kegiatan berlari mengelilingi 44 kawasan konservasi di Jawa Barat, yang inisiasinya dilakukan pada tahun 2021 oleh seorang penggiat konservasi berusia 64 tahun bernama Irwanto Iskandar (24/09/1956 – 20/03/2022) atau akrab disapa “Mas Item” sebagai upaya kampanye sadar lingkungan.
“Conservation Run” berangkat dari kegelisahan tentang kerusakan lingkungan di Jawa Barat yang semakin masif; di mana data statistik LHK tahun 2019 menunjukkan bahwa luas lahan kritis di Provinsi Jawa Barat hampir menyentuh angka 1 juta hektar, tepatnya 911.193 hektar.
Negara masih memiliki keterbatasan untuk menyediakan pendanaan terhadap 521 kawasan konservasi di seluruh Indonesia yang luasnya mencapai lebih dari 27 juta hektar.
Maka, di sinilah publik dapat turut berperan melalui upaya kreatif, salah satunya dengan pendanaan alternatif.
“Conservation Run” didedikasikan menjadi ikhtiar penggalangan donasi konservasi sebagai konstruksi awal menuju terbentuknya “West Java Conservation Trust Fund”
— yakni, sebuah skema dana mitra konservasi yang dibentuk oleh masyarakat untuk melindungi tanahairnya.
Oleh karena dipertemukan pada simpang semangat yang sama, mari kita sepakat menyingsingkan lengan dengan segala kerendahan hati untuk sesuatu yang ujung pangkalnya adalah menyemai kebermanfaatan dalam upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan bangsa.
Target
Jadwal

Tahap 1
Bandung – Sumedang area, 13 etape, 19 segmen, 339 km. Klik judul untuk jadwal selengkapnya.
Tahap 2
Cianjur – Garut area, 12 etape, 17 segmen, 380 kilometer. Klik judul untuk jadwal selengkapnya.
Tahap 3
Sukabumi – Bogor area, 12 etape, 13 segmen, 117 kilometer. Klik judul untuk jadwal selengkapnya.
Tahap 4
Kuningan – Ciamis. 5 etape, 6 segmen, 73 km. Klik judul untuk jadwal selengkapnya.
Land degraded, mangrove sinked, act now!
Mayangan Basecamp
Dulu & Sekarang
2002 | 2024


