Upaya konservasi membutuhkan kerja sama dan kapasitas berbagai pihak yang terlibat. Sebagai upaya memperkuat pengetahuan dan kemampuan mitra lokal telah dilaksanakan Pelatihan Mitra Lokal Java-Wide Leopard Survey (JWLS) yang berlangsung di Bogor pada 15–17 September 2026.
Rhamdan Septian dari Tim Lapangan hadir mewakili Tim Manajemen TBMK untuk mengikuti rangkaian pelatihan. Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi yang berkaitan dengan penguatan kapasitas, kelembagaan, serta kemampuan menyampaikan informasi melalui media.
Salah satu materi penting yang disampaikan adalah membangun lembaga sosial. Peserta diajak memahami tahapan dalam membangun sebuah lembaga, baik dalam bentuk yayasan, organisasi, maupun LSM. Materi mencakup hal-hal dasar seperti menentukan tujuan, menyusun visi dan misi, menentukan bentuk lembaga, hingga memahami bagaimana sebuah lembaga dapat memiliki badan hukum.
Selain penguatan kelembagaan, peserta juga mendapatkan materi mengenai konten dan awareness. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan kepada berbagai jenis kamera beserta keunggulan masing-masing. Peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara membuat konten media sosial yang dapat memberikan manfaat dan edukasi kepada masyarakat.
Tidak hanya materi, peserta juga melakukan praktik pengambilan foto dan video di sekitar lokasi kegiatan. Praktik tersebut menjadi kesempatan untuk mencoba secara langsung bagaimana menghasilkan materi visual yang dapat digunakan untuk mendukung penyampaian informasi.
Kemampuan dalam mendokumentasikan dan menyampaikan informasi menjadi bagian yang semakin penting dalam kegiatan konservasi. Berbagai aktivitas di lapangan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat ketika dikemas dalam bentuk konten yang informatif dan mudah dipahami.
Keikutsertaan TBMK dalam Pelatihan Mitra Lokal JWLS menjadi salah satu kesempatan untuk menambah wawasan dan kapasitas melalui proses belajar bersama. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai kelembagaan, peserta juga memperoleh pengalaman dalam bidang dokumentasi dan komunikasi yang dapat mendukung penyampaian informasi mengenai kegiatan di lapangan.
