Wali Bakti

Upaya perlindungan bumi dan konservasi alam telah disadari sejak lama membutuhkan peran serta aktif dari berbagai pihak. Bukan saja menjadi tanggung-jawab pemangku mandat, dalam hal ini adalah pengelola negara atau pemerintah, namun merupakan tanggung jawab bersama bagi semua yang merasa hidup dan tinggal di bumi. Keberadaan alam dengan segala isinya yang terangkai dan membentuk beragam jenis ekosistem sebagai tempat tinggal bagi berbagai jenis mahluk baik hidup maupun tidak hidup, dimana manusia terdapat didalamnya.

 

Apa?

Wali Bakti adalah program yang tujuannya memberikan ruang untuk semua orang untuk dapat ikut terlibat dan berperan serta dalam kegiatan konservasi. Mengapa diperlukan ruang itu? jawabannya sederhana. Banyak orang ingin terlibat dalam upaya konservasi, namun seringkali ruang dan sumber dayanya tidak atau belum tersedia. Ruang itu dapat berbentuk ide atau konsep, waktu, tempat dan tentu saja biaya. Dengan Wali Bakti, tantangan itu berusaha dirangkai dengan cara mengajak sebanyak mungkin orang untuk kemudian mengisi ruang kosong itu secara bersama-sama (komunal). Prinsipnya Wali Bakti bertujuan:

  • membuat ruang partisipasi untuk perlindungan alam yang lebih luas
  • meningkatkan aspek keterkelolaan sebuah kawasan lindung
  • meningkatkan wawasan, pengalaman partisipan dalam bidang konservasi

 

Siapa?

Wali Bakti saat ini masih dalam tahapan embriotik dan baru tersedia untuk anggota Wanadri melalui perwakilan atau representasi angkatan.

 

Dimana?

Lokasi kegiatan adalah di tempat-tempat yang sudah memiliki dasar hukum dan kerangka kerja sama, yaitu diantaranya di Taman Buru Masigit Kareumbi, Hutan Mangrove Subang Utara. Pada tahun 2021 sedang dibangun kerja sama di Hutan KHDTK Gunung Geulis dan tidak menutup pelaksanaan kegiatan di lokasi-lokasi lain di waktu yang akan datang.

 

Kapan?

Wali Bakti dapat diselenggarakan kapanpun dengan kesiapan dari para pihak: unit pengelola teknis terkait dan tim wali bakti.

 

Contoh?

  1. Studi, perencanaan dan pembuatan model: Kampus Alam Pendidikan di Alam Terbuka Tropis
  2. Studi, perencanaan dan pembuatan model: Bird Watching
  3. Studi, perencanaan dan pembuatan model: Taman Buru dan Perburuan Berbasis Konservasi
  4. Studi, perencanaan, dan pembuatan model: Pengurangan risiko dan pengelolaan tekanan pada kawasan
  5. Studi, penelitian ekosistem, inventarisasi flora fauna, biota air, macan tutul, babi hutan, burung predator dll
  6. Studi, perencanaan dan pembuatan model: Konservasi DAS, Konservasi Rawa Dataran Tinggi, skema patroli
  7. Studi, perencanaan dan pembuatan model: Peningkatan kualitas DAS sungai Citarik yang terkait dengan program Citarum Harum
  8. Ekspedisi pendataan wilayah, pembuatan baseline data informasi dalam dan sekitar kawasan
  9. Peningkatan kuantitas dan kualitas persemaian Mangrove
  10. Perintisan kegiatan ekowisata Mangrove
  11. Studi, perencanaan dan pembuatan model: Rumah adaptif bencana banjir rob
  12. Updating sistem pemetaan dan sertifikat elektronik untuk program Wali
  13. dll

 

Bagaimana?

Apabila anda adalah anggota Wanadri dan memiliki keinginan untuk terlibat dalam program Wali Bakti, silahkan hubungi kami dan ketua angkatan masing-masing untuk mendiskusikan langkah dan alternatif kegiatan yang dapat dilaksanakan serta linimasa yang disepakati.