HomeBlogKolaborasiKonservasiMayanganTrust FundWaliWartaPharmacy For Earth: Upaya Mahasiswa Farmasi dalam Mendukung Pelestarian Mangrove di Daerah Pesisir Desa Mayangan

Pharmacy For Earth: Upaya Mahasiswa Farmasi dalam Mendukung Pelestarian Mangrove di Daerah Pesisir Desa Mayangan

Kondisi lingkungan pesisir di Indonesia saat ini berada di bawah tekanan kritis akibat kombinasi perubahan iklim (seperti kenaikan permukaan air laut), penurunan muka tanah, dan eksploitasi berlebih. Wilayah pesisir juga menghadapi ancaman serius dari pencemaran sampah yang merusak ekosistem. Salah satu ekosistem yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan kawasan pesisir adalah hutan mangrove. Selain berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai biota, menjaga kualitas perairan, serta berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim melalui kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar.

Melihat kondisi itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran melalui Departemen Sosial dan Lingkungan menghadirkan Pharmacy for Earth sebagai salah satu program kerja unggulan. Pharmacy for Earth merupakan kegiatan yang mengajak mahasiswa untuk berkontribusi secara nyata dalam pelestarian ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran ekologis terhadap lingkungan pesisir.

Kegiatan Pharmacy For Earth merupakan bentuk dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 (Climate Action) melalui upaya rehabilitasi dan pelestarian ekosistem mangrove yang berkontribusi terhadap penyerapan karbon serta peningkatan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim, SDG 14 (Life Below Water), SDG 15 (Life on Land) melalui kegiatan konservasi ekosistem pesisir dan pelestarian keanekaragaman hayati, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran dengan mitra West Java Conservation Trust Fund dalam mewujudkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi lingkungan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 28 Juni 2026. Desa Mayangan merupakan desa yang terkenal sebagai desa tambak dengan kekayaan hasil ikan dan udangnya. Namun, sejak tahun 2006 hingga 2009, terjadi fenomena air pasang secara tidak wajar akibat abrasi parah sehingga menyebabkan rob yang merendam rumah-rumah warga. Kondisi ini mendorong warga untuk menginisiasi penanaman mangrove sejak tahun 2013.

Melalui Pharmacy for Earth, 45 mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran berkolaborasi dengan komunitas West Java Conservation Trust Fund untuk turut berpartisipasi dalam pelestarian mangrove di Desa Mayangan. Pharmacy for Earth diselenggarakan melalui rangkaian kegiatan, seperti pengenalan UMKM Desa Mayangan, edukasi varietas mangrove melalui Community Development, penanaman serta penyulaman mangrove di media buis beton, dan kunjungan edukatif ke Pulau Burung dan Lorong Cinta.

Kegiatan Pharmacy for Earth diawali dengan kunjungan ke arboretum mangrove milik Pak Wahyudin, salah satu local hero di Kecamatan Legonkulon. Di sini, para peserta memperoleh edukasi mengenai ekosistem mangrove, mulai dari fungsi ekologisnya dalam menjaga keseimbangan kawasan pesisir hingga pengenalan berbagai jenis mangrove asosiasi dan non asosiasi.

Kemudian, kegiatan dilanjut dengan pengenalan UMKM Desa Mayangan oleh Ibu Sartini bersama rekannya. Tidak hanya berfokus pada pelestarian mangrove, para peserta juga diajak mengenal potensi lokal Desa Mayangan melalui pengenalan UMKM yang menampilkan berbagai produk khas hasil olahan masyarakat setempat. Beberapa produk yang diperjualbelikan adalah kerupuk tulang ikan, abon ikan, dodol mangrove yang terbuat dari buah mangrove jenis pedada, dan camilan stick dari daun mangrove.

Setelah itu, peserta kegiatan melaksanakan penanaman dan penyulaman bibit mangrove. Penanaman dilakukan menggunakan media buis beton sebagai upaya rehabilitasi kawasan mangrove, sedangkan penyulaman bertujuan mengganti bibit yang tidak tumbuh dengan optimal sehingga keberlangsungan vegetasi mangrove dapat tetap terjaga. Kedua kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir sekaligus menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Selanjutnya, para peserta menempuh perjalanan untuk mengunjungi Pulau Burung dan Lorong Cinta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Melalui kunjungan ini, peserta diajak untuk melihat secara langsung kawasan ekosistem pesisir serta menikmati keindahan alam yang menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan di wilayah tersebut sehingga dapat mengenal potensi dan pentingnya pelestarian ekosistem pesisir.

Pharmacy for Earth merupakan langkah kecil yang menjadi permulaan bagi mahasiswa serta masyarakat untuk semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan, khususnya lingkungan pesisir. Melalui Pharmacy for Earth diharapkan tidak hanya memberikan dampak nyata terhadap pelestarian ekosistem mangrove di Desa Mayangan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan berbagai mitra untuk menghadirkan kontribusi yang berkelanjutan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih lestari dan masa depan yang lebih baik.

This is a staging environment