Hujan deras yang mengguyur kawasan Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK) pada hari Minggu 2 November 2025, sekitar pukul 10.30 hingga 12.00 WIB, menyebabkan atap persemaian bambu roboh. Curah hujan yang tinggi membuat tiang penyangga tidak mampu menahan beban air, meskipun sebelumnya telah dipasang tiang tengah sebagai penguat.
Dari hasil pengecekan di lapangan, tim melihat sebagian area persemaian mengalami genangan air, yang kemungkinan menjadi penyebab utama melemahnya struktur tiang. Akibatnya, bagian atap roboh total. Beruntung, tidak ada kerusakan serius pada bibit bambu yang sedang dirawat.
Tim lapangan TBMK bergerak cepat melakukan pembersihan dan perbaikan struktur atap, agar kegiatan persemaian dapat kembali berjalan seperti biasa. Saat ini, tim juga tengah mengevaluasi desain atap dan sistem drainase di sekitar area persemaian untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.