HomeBlogKonservasiWartaOffroad Ilegal Kembali Masuk Kawasan Konservasi

Offroad Ilegal Kembali Masuk Kawasan Konservasi

Pada Sabtu, 26 April 2025 sekira pukul 16.00 WIB, empat unit kendaraan offroad roda-4 masuk ke kawasan. Melihat kejadian tersebut, Tim Lapangan TBMK langsung memberhentikan dan mengimbau para pelaku. Tim mengingatkan bahwa   masuk ke dalam kawasan harus berbekal Simaksi (Surat izin masuk kawasan konservasi) dari BBKSDA.

Setelah ditegur, salah satu pengemudi melakukan koordinasi dengan pengemudi yang lain menggunakan radio komunikasi. Terdengar dalam percakapan mereka bahwa mereka akan berkunjung ke salah satu rumah warga di Kp. Cimulu bernama Mang Uju. Alasan yang menunjukkan bahwa mereka sudah ‘terbiasa’ dengan rute tersebut karena telah mengenal seorang penduduk bernama Mang Uju. Setekah berdiskusi, Tim Lapangan akhirnya mengizinkan para pengemudi melewati jalan tersebut serta menegaskan bahwa tidak boleh terulang. Tim menegaskan bahwa siapa pun yang memasuki kawasan konservasi harus dibekali Simaksi.

Dua hari setelah kejadian tersebut tim melakukan pengecekan ke jalur offroad yang berlokasi setelah Kp. Cimulu. Tim menemukan bekas gerusan ban pada tanah yang di perkirakan baru dua hari dan diduga berasal dari rombongan yang telah ditegur sebelumnya.

Tim Lapangan melakukan tindakan awal berupa kunjungan ke  rumah Mang Uju untuk mengonfirmasi dan menggali informasi tentang pelakul offroad tersebut. Dari pertemuan dengan Mang Uju, tim mendapatkan informasi bahwa tujuan mereka menemui Mang Uju adalah meminta diantarkan ke Kawasan TBMK. Namun, Mang Uju menolak permintaan tersebut. Disebutkannya juga bahwa permintaan itu bukan yang pertama. Mang Uju cukup sering diminta untuk mengantar rombongan offroad untuk masuk ke Kawasan TBMK.

Tindakan berikutnya, tim melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Dampit untuk meminta bantuan mendapatkan dokumentasi yang lebih detail.  Di Kantor Desa Dampit memang ada CCTV yang mengarah ke jalan utama. Tim TBMK  berharap kejadian seperti ini tidak terulang dan tim memohon para petinggi dan para pemangku kawasan untuk segera menidaklanjuti melakukan pencegahan.

This is a staging environment