HomeBlogTrust FundWaliWartaTim Wali Hutan Menemui Konsultan Pertanian

Tim Wali Hutan Menemui Konsultan Pertanian

Untuk menunjang kegiatan program kelompok bambu di desa Sindulang yang akan di usulkan kepada pihak CSR, tim lapangan mencari dan menemui orang yang berkompeten pada bidang pertanian. Pada Februari 2025 tim lapangan menemui salah seorang pegiat pertanian Pak Ruswandi untuk berdiskusi tentang hidroponik. Pada Maret 2025 tim kembali mencoba mencari masukan berharga. Kali ini, tim menemui Kang Nono – konsultan pertanian – untuk diskusi lanjutan.

Dari hasil diskusi yang dilakukan pada tanggal 10 Maret 2025, tim mendapatkan kesimpulan sebagai berikut:

1. Dalam kegiatan pertanian, pelaksana perlu menentukan jenis pertanian yang akan dilakukan, memastikan kebutuhan lahan terpenuhi, melakukan pengecekan jenis tanah dan ketinggian lahan agar bisa disesuaikan dengan tanaman yang akan ditanam

2. Pelaksanaan pertanian berbasis edukasi harus dipikirkan lebih panjang karena harus diperhitungkan segi akses peran serta masyarakat dan pemerintah.

3. Perlu ditentukan sistem penanaman yang akan diterapkan, apakah greenhouse secara tertutup atau semi terbuka

4. Perlu dilakukan survei lokasi penanaman.

5. Perlu dilakukan penyuluhan terhadap kelompok.

6. Tanaman yang sudah menjadi komoditas dan pasarnya pasti adalah kentang, buncis, dan tomat ceri.

Selain usaha menemui orang-orang yang berkompeten dalam pertanian, pada Selasa (18 Maret 2025) tim juga menemui Kepala Desa Sindulang. Tim berusaha mendapat dukungan dari pemerintahan desa dalam pelaksanaan program oleh kelompok di desa tersebut dan mempertanyakan ketersedian lahan yang bisa dimanfaatkan. Alhamdulillah, usaha tersebut mendapat respons yang baik. Berbagai konsultasi dapat memberikan informasi awal yang sangat berharga untuk desain program kedepan.

This is a staging environment