HomeBlogKolaborasiTrust FundWartaPerkembangan Mesin Desalinasi

Perkembangan Mesin Desalinasi

Mesin desalinasi telah dicoba menggunakan air payau yang diambillangsung dari laut di depan Basecamp Rumah Edukasi Mangrove. Akan tetapi hasil Total Dissolve Solid (TDS) masih tinggi. TDS merupakan indikator dari jumlah partikel atau zat berupa senyawa
organik maupun non organik yang ada di dalam air, khususnya kandungan garam. Kadar TDS yang tinggi menunjukkan bahwa air belum layak untuk dikonsumsi karena berbahaya bagi kesehatan.

Konsumsi air dengan TDS tinggi dalam jangka waktu lama dapat membuat tubuh terpapar berbagai bahan kimia dan racun berbahaya. Akibatnya, muncul berbagai gangguan kesehatan kronis seperti kanker hati, gagal ginjal, gangguan sistem syaraf, penurunan
kekebalan tubuh, hingga dapat menyebabkan cacat pada bayi yang baru lahir.

Hasil uji coba dengan TDS masih tinggi itu menunjukkan bahwa mesin desalinasi tidak bisa digunakan pada air payau karena tidak menghasilkan air yang layak konsumsi. Uji coba kemudian dilanjutkan dengan menggunakan air dari PAM desa dan mendapatkan hasil TDS yang bagus. Air PAM desa ini apabila dicecap masih terasa asin dengan nilai TDS sekitar 1.100 – 1.200 ppm.

Dalam pengoperasiannya mesin desalinasi ini membutuhkan operator, yang akan direkrut dari Tim SIPUT Mayangan. Mereka akan segera mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT). Sementara itu, Tim WJCTF Wanadri, Biofarma, dan vendor mesin RO Iwatech telah melakukan pertemuan untuk memantau perkembangan program pemasangan mesin desalinasi RO di Rumah Edukasi Mangrove Mayangan. Pada pertemuan tersebut Pak Zulkarnain dari Iwatech memaparkan secara terperinci hal-hal yang berkaitan dengan mesin desalinasi. Pada saat itu juga, tim melakukan simulasi dengan tiga produksi
air baku, yaitu; air pipa desa, campuran air pipa desa dengan air payau, dan air payau.

Dari hasil simulasi produksi air, secara umum tim menyepakati bahwa mesin sudah bisa dioperasikan dan tim menyarankan uji lab kimia dan fisika. Tempat produksi akan dilengkapi dengan peralatan untuk kepentingan biotes. Pengambilan air baku produksi dari sumur satelit atau submersible yang akan dibuat di area basecamp agar tidak menggangu kepentingan warga. Tim juga telah menjajaki pengelolaan distribusi dengan legalitas lembaga bumdes melalui obrolan dengan perangkat desa.

This is a staging environment