Pengamatan satwa liar di habitatnya dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Akan tetapi, sifat satwa yang terus bergerak tidak mungkin bisa diamati secara langsung terus-menerus, apalagi satwa liar cenderung menghindari manusia. Untunglah,
kemajuan teknologi saat ini dapat membantu kita dalam melakukan pengamatan satwa secara terus-menerus. Salah satu teknologi yang bisa kita gunakan adalah camera trap. Alat ini menggunakan sistem sensor gerak dan termal sehingga satwa atau manusia yang melintas di depannya akan tertangkap gambarnya, baik berupa foto ataupun video.
Dalam pemasangan camera trap, penempatan menjadi hal yang sangat penting agar mendapatkan hasil sesuai harapan. Kamera harus ditempatkan tepat di jalur yang dilalui oleh satwa target. Pada 29 Juli hingga 4 Agustus 2023, tim telah melakukan “Pemasangan Camera Trap” yang termasuk dalam kegiatan inti pada Program Inventarisasi Macan Tutul Jawa di TBMK. Kegiatan ini melibatkan tim ahli dari Komunitas Rawayan (Garut), yang sudah banyak mengerjakan kegiatan pengamatan flora dan fauna, hingga penanganan bencana alam dan karhutla. Bahkan, salah satu anggotanya mendapatkan penghargaan “Kalpataru” pada tahun 2014. Selain itu, dua orang dari manajemen TBMK ikut menjadi asisten lapangan. BBKSDA Jabar sebagai pemangku kawasan telah menugaskan salah
satu anggotanya untuk ikut mendampingi kegiatan ini.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 21 camera trap dipasang yang tersebar di 17 grid dengan ukuran 2 km x 2 km. Dalam rencana, durasi pemasangan selama 14 hari namun dengan berbagai upaya percepatan dan efisiensi ternyata dapat terselesaikan dalam 9 hari saja. Selama kegiatan berlangsung, tim menemukan jejak-jejak kehadiran macan tutul baik
berupa feses, tapak jejak, hingga cakaran. Feses macan tutul ini haruslah di-sampling untuk dianalisis lebih lanjut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya pendataan kegiatan ilegal di dalam kawasan yang dapat menganggu kelestarian flora dan fauna. Hutan lestari, macan tutul lestari.
Info lebih lengkap, publik bisa mengunjungi laman Inventarisasi Macan Tutul dengan mengikuti tautan https://conservation.id/matulja2023
