HomeBlogKonservasiTrust FundWaliWartaAlumni SMAN Cimindi – 13 Bandung Menanam ‘Monumen’ di Kareumbi

Alumni SMAN Cimindi – 13 Bandung Menanam ‘Monumen’ di Kareumbi

Langit Kareumbi yang mendung terasa menjadi cerah ketika Kawasan TBMK kedatangan tamu perwakilan dari Keluarga Besar Alumni (KBA) SMAN Cimindi – 13 Bandung pada Selasa pagi, 28 Oktober 2025. Mereka datang dengan semangat kebersamaan untuk berpartisipasi dalam kegiatan survei untuk penanaman pohon yang menjadi bagian dari dukungan terhadap pelestarian lingkungan di kawasan Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK).

Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, tim survei disambut oleh tim lapangan TBMK. Suasana akrab segera terbangun saat para peserta menikmati kudapan berupa kukuluban dan gorengan hangat. Setelah waktu istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan safety briefing oleh tim lapangan sebagai pengantar sebelum turun ke area penanaman.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Reuni Akbar SMAN Cimindi – 13 Bandung, Beta Pratista menyampaikan bahwa KBA SMAN Cimindi – 13 Bandung ingin memiliki ‘monumen hidup’ yang terus bertumbuh dan lestari. “Menjadi wali pohon di sini adalah pilihan kami karena pohon-pohon yang ditanam akan dipelihara dan dapat lestari karena dilindungi oleh undang-undang. Artinya, pohon-pohon ini akan menjadi monumen hidup sekolah kami yang kini hanya tinggal nama, karena telah berubah menjadi SMAN 13 Bandung,” tutur Beta menjelaskan.

Kegiatan berlanjut dengan pengecekan lokasi penanaman. Selain itu peserta juga meninjau lokasi persemaian bambu yang berada tidak jauh dari lokasi penanaman. Awalnya, tim berencana melanjutkan perjalanan menuju area CG A, CG B, dan rumah rusa, tetapi rencana tersebut harus disesuaikan karena hujan turun cukup deras.

Peserta sempat melanjutkan trekking singkat hingga akhirnya memutuskan kembali ke basecamp dan menikmati makan siang bersama sambil berteduh. Meski hujan mengguyur, suasana hangat dan penuh kebersamaan tetap terasa.

Sebelum kembali, tim survei mengisi waktu dengan diskusi santai bersama tim lapangan mengenai kegiatan konservasi dan pengelolaan kawasan TBMK. Meski cuaca tidak sepenuhnya mendukung, semangat para peserta untuk berkontribusi dalam pelestarian alam tetap tinggi. Melalui kegiatan seperti ini, semangat hijau terus tumbuh dan mengakar kuat di hati setiap peserta.

This is a staging environment