HomeBlogKolaborasiKonservasiWartaPersemaian Bambu KTH Subur Makmur

Persemaian Bambu KTH Subur Makmur

Sejak tahun 2024, Manajemen TBGMK (Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi) mulai mencari solusi terhadap berbagai tekanan yang terjadi di kawasan. Salah satu langkah awal yang dilakukan manajemen adalah membentuk kelompok masyarakat untuk membuat persemaian bambu.

Anggota kelompok ini sebagian besar merupakan para perajin bambu yang sebelumnya sering mengambil bambu langsung dari dalam kawasan hutan. Fokus pemilihan pada bambu karena menjadi komoditas yang paling banyak diambil secara liar dari dalam kawasan.

Manajemen TBGMK berharap melalui pembentukan kelompok persemaian bambu dapat meliterasi masyarakat sekitar. Mereka diharapkan dapat mulai menanam bambu di batas kawasan, di tanah carik, maupun di lahan milik pribadi. Tujuannya, pada masa depan, masyarakat tidak perlu lagi masuk ke dalam kawasan hutan untuk mengunduh bambu, sehingga ekosistem tetap terjaga.

Untuk mendukung operasional kegiatan tersebut, tim manajemen berupaya menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah maupun pihak swasta yang memiliki kepedulian pada pelestarian ling-kungan. Pihak swasta diharapkan bersedia mengalokasi-kan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL – CSR) berupa hibah anggaran untuk program persemaian tersebut.

Program persemaian bambu sudah berjalan cukup lancar. Pada 24 Juni 2025, Kelompok Tani Hutan (KTH) Subur Makmur mengerahkan 7 anggota KTH memasang paranet sebagai peneduh persemaian

This is a staging environment