Pada hari Kamis, 14 Mei 2024, kami menerima kunjungan dari CDK IX (Cabang Dinas Kehutanan) dalam rangka kegiatan identifikasi dan inventarisasi penangkaran […]
Pada hari Kamis, 14 Mei 2024, kami menerima kunjungan dari CDK IX (Cabang Dinas Kehutanan) dalam rangka kegiatan identifikasi dan inventarisasi penangkaran TSL (Tumbuhan dan Satwa Liar). Kunjungan ini menjadi momen penting untuk mendiskusikan berbagai hal terkait penangkaran rusa jawa yang sedang kami kelola, khususnya dalam upaya pemulihan populasi rusa jawa di habitat alaminya.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif, kami membahas berbagai isu, terutama tekanan dan gangguan terhadap rusa jawa yang berpotensi menghambat keberhasilan penangkaran. Selain diskusi di ruang pertemuan, kami juga mengajak tim CDK IX untuk mengunjungi langsung area penangkaran.
Alhamdulillah, pada saat kunjungan ke lokasi, kami berhasil melihat empat ekor rusa yang selama ini cukup sulit untuk ditemukan secara langsung. Hal ini menjadi indikator positif terhadap kondisi dan perkembangan satwa di dalam penangkaran.
Setelah kunjungan lapangan, diskusi kami lanjutkan dengan membahas rencana ke depan untuk pengembangan penangkaran. Salah satu rencana yang dibicarakan adalah mendatangkan indukan rusa dari Balongan, Indramayu, sebagai langkah untuk memperkuat populasi dan memperluas keragaman genetik dalam penangkaran.
Kami berharap kolaborasi dengan CDK IX dapat terus terjalin dengan baik demi keberhasilan konservasi rusa jawa dan pelestarian keanekaragaman hayati di wilayah ini.Pada April 2025 West Java Conservation Trust Fund dan Koperasi Wanadri telah menandatangani dua perjanjian kerja sama syirkah mudharabah (usaha bagi hasil). (apung)