HomeBlogWartaAngin Barat di Mayangan

Angin Barat di Mayangan

 Angin barat atau angin monsun barat adalah angin yang bertiup dari benua Asia ke benua Australia dan biasanya terjadi pada musim hujan. Hal ini biasanya terjadi bulan Oktober hingga April. Dampak positif yang dapat dirasakan pada musim hujan ini adalah kesuburan tanah yang bermanfaat untuk tanaman, ketersediaan air, dan mengurangi risiko kebakaran. Namun, angin monsun barat ini juga bisa berdampak negatif ketika membawa curah hujan cukup tinggi setiap hari hingga menyebabkan banjir di beberapa daerah.

Kondisi itu dirasakan oleh warga Desa Mayangan Kabupaten Subang, ketika diterjang rob akibat curah hujan cukup tinggi. Akibatnya, aktivitas warga Desa Mayangan terkendala – termasuk aktivuitas di Basecamp Edukasi Mangrove. Bila warga kesulitan untuk melaut karena gelombang tinggi, di basecamp kegiatan penanaman mangrove yanhg terkendala. Tim tidak bisa melakukan penanaman jika air sedang pasang karena bibit pun akan tersapu oleh rob.

Selain itu, curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan batu pembatas rusak dihantam ombak dan angin. Sebagian kecil pohon mangrove yang sudah tumbuh besar pun roboh tersapu angin. Banyak perahu nelayan rusak karena menghantam batu di pinggir pantai setelah terombang-ambing oleh ombak dan angin, serta sebagian rumah warga pun terndam.

Setiap fenomena alam yang terjadi tidak dapat dihindari dan pasti memiliki dampak positif maupun negatif yang dirasakan oleh penghuninya. Oleh karena itu, perlu kemampuan manusia menyikapinya sehingga bisa mengambil manfaat dan mengurangi risiko dari setiap fenomena alam.

This is a staging environment