HomeBlogKolaborasiTrust FundWartaKabar Persemaian Bambu

Kabar Persemaian Bambu

Intensitas kegiatan kelompok Amben Pringwangi di persemaian bambu mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya kegiatan anggota kelompok dalam berjualan dan membuat kerajinan dari bambu. Namun begitu, pada Mei 2024 kelompok telah melakukan pemasangan instalasi air untuk irigasi persemaian dengan panjang jalur selang sepanjang 240 meter. Pemasangan dilakukan oleh ketua kelompok dan ditemani tim pendamping. Pasokan air yang berkurang membuat kelompok mencari sumber air terpisah dari sumber air yang sebelumnya.

Pada bulan yang sama ribuan bibit mati karena kurangnya daya bertahan hidup pada saat kekeringan. Bibit bambu yang semula berjumlah 6.320, dengan catatan 4.369 bibit hidup dan 1.951 bibit mati, kini berkurang lagi akibat kekeringan. Pada bulan Juni 2024, tercatat sebanyak 2.873 bibit hidup dan 3.447 bibit mati. Jumlah kematian bibit yang besar membuat kelompok Amben Pringwangi bekerja lebih keras karena harus melakukan penyulaman. Bibit-bibit yang mati harus diganti agar tetap sampai pada target jumlah 8.000 bibit hidup.

Selain itu, kelompok berupaya melakukan registrasi untuk kategori Kelompok Tani Hutan pada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Dokumen persyaratan yang dibutuhkan telah dikumpulkan dan petugas dari Cabang Dinas Kehutanan (CDK) – Ibu Novi – telah melakukan kunjungan ke persemaian bambu. Menurut dia, kegiatan kelompok sudah berjalan bagus, tinggal melakukan pengelolaan untuk sumber daya kelompoknya dan mencari alternatif produk selain produk bambu yang sudah ada. Saat ini kelompok menunggu kunjungan dari Kepala CDK Wilayah 5 untuk melakukan verifikasi kelompok.

This is a staging environment