Seperti yang kita tahu, West Java Conservation Trust Fund atau dapat disebut Dana Mitra Konservasi Jawa Barat, adalah sebuah unit rintisan yang berada di bawah naungan Yayasan Wanadri. Lembaga ini didirikan atas dasar kebutuhan dukungan pendanaan berkelanjutan bagi program-program konservasi a’la Wanadri yang sebagian besar memiliki karakter jangka panjang. Dalam hal ini, penggalangan dana yang berasal dari publik harus selalu memiliki prinsip transparansi dan akuntabel.
Selain adanya laporan setiap bulan berupa terbitan Nawala Patra ini, pada bulan Juli kami mengundang auditor publik untuk melakukan audit terhadap laporan keuangan WJCTF. Hal ini dilakukan untuk memberikan kepercayaan kepada pemangku kepentingan bahwa laporan yang disajikan adalah informasi yang andal dan akurat. Diskusi Bersama tim auditor dilakukan pada bulan Juni di kantor Arumanis, dimana disampaikan proses dari pembukuan sampai dikeluarkannya hasil audit dan pemberkasan serta berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk administrasi audit.
Pada bulan Agustus, Audit keuangan WJCTF telah sampai pada proses pengecekan dalam pembukuan dan konfirmasi bank. Proses pengecekan pada transaksi keluar masuk akan dilakukan setelah konfirmasi dari bank diterima. Setelah selesai diskusi bersama audit eksternal, akhirnya administrasi dilakukan seluruhnya untuk proses pertama. Administrasi mengenai lembaga dan buku keuangan satu per satu dipenuhi sesuai persyaratan.
Selanjutnya, pada pertemuan kedua dilakukan sinkronisasi buku keuangan. Pada prosesnya terdapat banyak masukan dan catatan dari auditor yang sangat membantu untuk proses pembukuan selanjutnya. Setelah proses pembukuan selesai, akan dilakukan pengecekan data transaksi keluar dan masuk untuk kelancaran hasil audit.
Semoga dengan hal ini publik dapat terus memberi kepercayaan kepada WJCTF/Yayasan Wanadri dalam menangani pendanaan untuk mendukung upaya-upaya konservasi dan pelestarian lingkungan di lingkup Jawa Barat pada tahun 2023, lingkup Indonesia pada tahun 2028 dan lingkup dunia pada tahun 2040
